Sunday, 24 March 2013

Lembur di Hari Sabtu

Kemarin aku en Ratna dapet surat tugas buat lembur di salah satu unit kerja di bawah supervisi kantor kami. Letaknya di daerah Tebet. Dari kantor kami, ada 4 orang yang dikirim ke kantor tersebut. Sebelum berangkat, kami sempat kepikiran apa dresscode-nya. Seingatku, kantor di Tebet biasanya suka menetapkan kaos berkerah sebagai dresscode lembur. Tapi trus kami inget kalo dari kantor kami nanti, ada seorang Kepala Seksi yang kalo lembur sukanya pake batik. Walah, jadi bingung. Daripada galau trus malah telat berangkatnya, kami memutuskan pake kemeja aja, plus jeans en heels cantik.

my overtime outfit

Masih pengen niru fashion blog, ini dia detil dari my overtime outfit :
~ shawl : Toko Ayang, Thamrin City
~ ninja : Moshaict Hijab Store
~ shirt : unbranded, Thamrin City
~ jeans : Lee Cooper
~ shoes : Peter Keiza, Matahari Dept. Store
~ bag : Donatello

Saturday, 23 March 2013

Excellent Service at KFC Atrium

Jumat malem kemaren, waktu lagi jalan di Atrium Senen ama Ratna, aku tiba-tiba pengen KFC. Ternyata lumayan juga antriannya. Sambil mengantri, aku merhatiin ada 2 bule yang sedang dilayani oleh mas-mas berkacamata. English-nya mas berkacamata lancar banget. Manteb, deh! Waktu giliranku tiba, aku pesen 1 paha atas crispy en 1 mocca float, tanpa nasi.

Pas pesenan udah siap en aku bawa ke meja, trus udah beberapa suapan juga, ternyata ada bagian ayamnya yang masih berdarah-darah gitu. Mending kalo udah kering. Ini darahnya yang merembes en meluas. Jadilah tuh ayam aku bawa ke counter lagi. Aku ngedatengin mas-mas di balik counter. Eh, masnya mirip Randy Pangalila loh! Trus aku komplain tentang darah di ayamku. Dia menawarkan untuk mengganti. Aku oke-in pastinya. "Nanti ayamnya saya antar. Sambil menunggu, Ibu makan ini saja," kata Mas "Randy" sambil mengangsurkan piring dengan french fries reguler di atasnya. Horeee, dapet gratisan :D

Friday, 22 March 2013

Me and My Shopping Dedication

Apa definisimu tentang bahagia? Bahagia buat aku bisa berarti macem-macem. Ketemu Mr. Banker, bahagia. Bisa karaoke setelah sumpek dengan kesibukan di kantor, bahagia. Denger ketawanya Baby Nizam di pagi hari, bahagia. Nyium wanginya baju-baju yang abis di-laundry, bahagia. Dapet tiket murah, bahagia. Ngeliat foto-foto hasil liburan, bahagia. Happiness comes from those simple things.

Yang paling terakhir, bahagia itu pulang sambil nenteng belanjaan... Cerita kali ini akan dimulai dengan kebahagiaan aku yang kemaren baru slese shopping di Plaza Semanggi. Pulangnya, bawa tentengan berisi sweater coklat kembaran ama Ratna yang aku udah lupa nama toko tempat belinya, atasan dengan warna ceria berlabel Miss A, en ikat pinggang "Luna Maya for Hardware".

Kalo ada yang penasaran, kenapa namanya ada "Luna Maya"-nya? Ini bukan asal nyomot nama artis kayak nama-nama produk di Thamcit ato Tanah Abang macem "Gamis Syahrini" gitu. Tapi "Luna Maya for Hardware" ini memang merupakan bentuk kerjasama antara Luna Maya dengan Hardware, sebuah brand jeans lokal yang mana target marketnya adalah anak muda. Nama-nama produknya juga berbau Indonesia, macam "Dewata" dan "Swarnadwipa". 

Thursday, 21 March 2013

Bikin Perkara (Lagi)

Lama engga nge-blog emang bikin stres. Sebelum cerita macem-macem, aku mau bayar utang dulu ama Yofan. Utang yang satu ini bukan duit... Kejadiannya udah sebulan yang lalu. Sebelum makin kadaluarsa, mari dengarkan saya bercerita. Inti ceritanya adalah tentang profesionalisme. Halah, kok berat banget topiknya! Hah? Iya ya? Hmm, coba aku tulis dulu... Isinya engga seberat itu kok.

Bulan kemarin ada acara kantor di Desa Wisata TMII. Semacam rapat koordinasi yang didahului kegiatan outbound. Aku jadi dirigen buat mimpin sesi "Menyanyikan Bersama Lagu Bagimu Negeri". Yofan, as usual, bertugas jadi MC.


gaya Yofan pas lagi ngemsi di acara outbound (sebelum rapat)

Saturday, 9 March 2013

Ultah Yang Terlupakan

Momen ulang tahun mestinya selalu menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu, dan jelas sangat tepat untuk dirayakan bersama keluarga atau para sahabat. Tapi bagaimana jika para sahabat tersebut tidak mengingatnya? Kisah di bawah ini bukan rekaan, bukan khayalan, dan bukan imajinasi semata. Nama-nama tokoh disini pun bukan fiktif, karena semua yang ada di kisah ini adalah nyata.

Siapakah tokoh utamanya? Ia bernama Ratna. Hah, Ratna yang namanya sering muncul di blog ini, maksudnya? Ya iya lah, siapa lagi coba?! Jadi, para sahabat yang disebutkan di bagian pembuka tadi, yang dengan sangat menyebalkan telah melupakan ultah Si Ratna adalah... Menurut loe? Jelas jawabannya mengacu pada nama-nama yang juga sering ditulis di blog ini, yaitu de Lima, dalam hal ini Ratna tidak termasuk karena ia adalah objek penderita. Jadi tokoh-tokoh antagonis disini adalah aku, Ivna, Yofan, en Budi.

Kejadiannya belum lama. Ultah Ratna jatuh pada tanggal 2 Maret (yup, baru seminggu yang lalu) yang adalah merupakan hari Sabtu. Birthday reminder yang ada pada sistem aplikasi kepegawaian di kantor kami jelas tidak berguna pada hari itu karena ngapain juga kita buka-buka aplikasi kepegawaian di hari libur. Satu-satunya pengingat yang seharusnya selalu kami cek *emang ada ya, kewajiban begituan?* adalah Facebook yang sayangnya pada hari itu de Lima selain Ratna juga lagi males buat fb-an.