Friday, 27 June 2014

Merasakan Sensasi Berada di Dalam Film dengan 4D Experience

Caution :
Jangan dibaca kalo ada niatan nonton Transformers 4DX. Tapi kalo cuma pengen nonton versi 2D ato 3D, don't worry, disini saya engga bakal ngebocorin ceritanya, kok.

sensasi "I'm in the movie" (gambar dari sini)

Aku udah pernah cerita, belum ya, kalo aku ketiduran waktu nonton film Transformers entah yang keberapa. Kalo engga salah siy, Transformers 2. Walopun waktu itu udah milih versi 3 dimensi, tetep aja aku udah ngerasa ngantuk banget padahal belum juga 1 jam nonton. Jadinya kemarin lusa waktu Ivna ngajakin nonton Transformers 4 : Age of Extinction, aku langsung menolak dengan keras. Aku bilang, kalo dia mau nonton berdua Ratna, engga apa-apa, ntar aku nonton film lainnya. Tapi trus Ivna bilang, dia pengen nonton yang 4DX alias versi 4 dimensinya. Wah, kalo itu, boleh deh. Cos sensasinya jelas beda. Karena kehabisan tiket untuk kemarin lusa yaitu Premiere-nya, jadi kita beli yang besoknya aja alias kemarin malem (hari Kamis).

Tuesday, 24 June 2014

Berkurang Satu Tahun Usiaku...

Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 19 Juni, saya ultah, loh! #kadomanakado Trus tiba-tiba kepikir aja buat nge-review momen-momen ultah saya 6 tahun terakhir. Kenapa 6 tahun? Karena di perayaan ultah saya tahun 2009 alias 6 tahun lalu, saat itulah Mr. Banker meminta saya untuk menjadi istrinya. Padahal waktu itu kita sedang tidak berstatus pacaran, alias lagi putus. Anehnya, kok saya mau ya? Yah, itu salah satu keputusan aneh dalam hidup saya yang pastinya engga akan saya sesali seumur hidup, insyaAllah. Sayangnya foto momen tersebut malah engga ada. Maklum, waktu itu kita cuma ngerayain berdua di sebuah kafe di Malang. Saya sempat iseng moto-moto kafenya, tapi karena kamera HP yang saya pakai waktu itu kurang oke, fotonya saya hapus lagi >.< Ya sudahlah, yang penting kenangannya terpatri di hati #asekkk.

Momen ultah berikutnya, yaitu 2010, berdekatan dengan tanggal pengunduran diri saya dari Bank X. Perayaan ultah yang diadakan di sebuah karaoke keluarga di Malang pun sekaligus merupakan perpisahan dengan teman-teman kantor yang saya sayangi. Temanya "Back To The Childhood". Kenapa begitu? Adalah karena momennya juga menjelang pernikahan, yang mana saya akan meninggalkan masa kecil saya *anggep aja kalo udah nikah engga bisa dibilang anak kecil lagi* *oke, alasannya maksa* *biarin deh yang penting hepi*. Sesuai tema, dresscode-nya pun kudu warna-warni. Sampe-sampe Mr. Banker bela-belain beli kaos oranye buat dipake di ultah saya itu. Hihihi...

4 tahun lalu...

Tuesday, 17 June 2014

The Liebster Award - PR Berantai

Dulu, kalo baca-baca blog-nya orang en nemu tentang award antar sesama blogger gitu, saya suka bingung. Itu gimana ceritanya siy, kok bisa dapet award kayak gitu? Maklum, saya memang blogger yang kurang gaul dalam soal per-blogging-an :p Tak disangka tak dinyana, akhir bulan kemarin saya dapet award juga. Langsung dari 3 teman! Oke, engga dalam waktu bersamaan, tapi pastinya deketan lah. Namanya Liebster Award. Liebster Award pertama datang dari Mak Efi pada 23 Mei, selanjutnya 28 Mei dari Mak Riski, dan yang terakhir yaitu 9 Juni diberikan oleh Mak Cova.

sebentuk hadiah manis

Makasiy banyak saya haturkan kepada Mak Efi, Mak Riski, dan Mak Cova yang udah kepikiran nama saya buat dikasih The Liebster Award ini. Sebelumnya saya ceritakan sekilas tentang apa siy, Liebster Award itu? Saya gabungin aja ya, penjelasan dari ketiga emak gaul ini (plus ditambah pemaknaan dari saya sendiri). "Liebster" itu sebuah kata dari bahasa Jerman, yang artinya dalam bahasa Inggris adalah sweetest, kindest, nicest, dearest, beloved, lovely, cute, valued, kind, pleasant. Liebster Award ini semacam PR berantai. Jadi, saya dapet PR untuk bikin sebuah tulisan dan nantinya saya bakal ngasih PR yang sama juga buat 11 teman yang lain. Award ini bisa dibilang merupakan sebentuk hadiah manis dari seorang blogger untuk blogger lainnya dan dimaksudkan sebagai ajang silaturahim atau saling mengenal antar blogger.

Saturday, 7 June 2014

Be Careful What You Wish For, It Might Come True

Warning :
Hati-hati, saya tidak bertanggung jawab atas ancaman kebosanan yang bisa saja melanda saat membaca tulisan tentang saya ini (benar-benar tentang saya!) :D

Dulu ketika masih duduk di bangku SMP, saya dan Olik (adik saya, waktu itu masih SD) diajak oleh Bude menginap di Hotel Hyatt Surabaya (sekarang namanya Hotel Bumi). Kebetulan waktu itu Pakde saya sedang bertugas meng-interview calon pegawai di perusahaannya yang bergerak di sektor perminyakan. Itu pengalaman pertama saya menginap di hotel. Pertama kali menginjakkan kaki di lobi, saya sudah dibuat terkagum-kagum oleh interior ruangannya. Di lobi hotel, saya sempat bertemu dengan Ita Purnamasari yang waktu itu termasuk jajaran artis nge-hits. Sayang jaman segitu belum ada HP berkamera, jadi saya engga bisa minta foto bareng. Halah, boro-boro mikirin HP berkamera, liat HP aja belum pernah kayanya >.<

Setelah malamnya saya menikmati tidur di ranjang empuk, paginya saya diajari sedikit tentang table manner, oleh Bude saya sendiri. Sebelumnya sempat bertengkar dengan Olik di kamar mandi karena saya pengen berendam di bath tub tapi sabun cairnya udah dihabisin duluan sama dia. Lagian itu anak cowo, kecil-kecil udah genit aja, pake acara berendam di bathtub segala -_- Eh, tapi sampai sekarang dia tetap suka berendam. Kesukaannya berendam itu sekarang disalurkannya di bak mandi yang lebih luas, yaitu dengan diving di laut. Hehehe...

Friday, 6 June 2014

Pada Suatu Siang

Pada suatu siang di hari libur yang membuat hari-hari di sekitarnya resmi menjadi hari kecepit nasional, setelah sebuah hanimun singkat yang lumayan melelahkan, terjadilah adegan disertai dialog di bawah ini.
Si istri membuka mata, menengok jam di HP yang menunjukkan jam 12 lewat. Langsung ngeh kalo selesai sholat Subuh tadi pagi dia tidur mulu. Kemudian menoleh ke arah suami yang lagi nyender nonton tipi di sampingnya.
Suami : "Udah bangun, Ndut?"
Istri : "Ya ampun, aku dari tadi bobo mulu ya, Hunn?"
Suami : "Lah, baru nyadar tho?"
Istri : "Kamu engga tega buat ngebangunin aku, ya?"
Suami : "Iya" (sambil tersenyum...dari matanya terpancar cinta yang tulus)